| Penuhi Standard RSBI, SMA 2 Madiun Bangun Gedung Baru |
| Kamis, 02 Februari 2012 13:19 |
|
Dana tersebut, digunakan untuk merealisasikan pembangunan gedung baru tahap pertama. Pembangunan yang sudah dimulai sejak November 2011, berdiri di atas lahan seluas 850 meter persegi. Rencananya gedung tersebut akan dibangun tiga lantai. Setiap lantai, diperkirakan akan menyerap anggaran Rp 1,8 miliar lebih. Proyek menggandeng PT Surya Unggul Nusa Konsultan. Mei harus sudah selesai dan bisa dipakai, imbuhnya. Proyek itu menjadi rangkaian pembangunan gedung sekolah hingga lima tahun ke depan. Rencananya sebagian besar ruang kelas akan dirombak karena dianggap tidak memenuhi standar RSBI. Untuk merealisasikan program tersebut, sekolah membutuhkan anggaran Rp 22 miliar. Dengan rincian, Rp 5,6 miliar untuk tahap pertama, Rp 3,4 miliar untuk tahap kedua. Sedangkan tahap ketiga, pembangunan ruang kelas akan menyedot anggaran Rp 4 miliar lebih. Begitu juga dengan pembangunan tahap keempat, diperkirakan akan menyerap dana Rp 2,2 miliar. Dan yang terakhir, renovasi gedung untuk ruang guru dan struktural yang mencapai Rp 5,9 miliar. Setiap tahun kami juga akan mengajukan ke pusat. Kami belum tahu apakah nantinya disetujui atau tidak, imbuh Suyono, Wakasek Sarana Prasarana. |
Berita Terbaru
- PBM: Duh, Kolam Renang PBM Bocor
- PBM: Molor Boyongan, Sewa Tetap Dibayar
- 'Opname' 40 Hari, KRDI Madiun Jaya Keropos Rodanya
- Pembatasan Pembelian BBM Pakai Jerigen Wewenang Pemda
- Pedagang Tetap Boyongan ke PBM 7 April
- Selesai Jalur Utara, Double Track Surabaya - Madiun Segera Digarap
- Polres Madiun Lakukan Sidak, Waspadai Penimbunan BBM
- KRDI Madiun Jaya, Salah Satu Pilot Project ATP
- Herpes Mewabah, Stok Obat Habis
- DPC Organda Madiun: Idealnya Tarif Naik 50 Persen
Di awal 2012, SMAN 2 digelontori dana dari Direktorat Pembinaan SMA Kemendukbud dan komite sekolah. Salah satunya untuk membangun gedung baru yang akan menyedot dana hingga Rp 5,6 miliar. Dana sebagian kami peroleh dari pusat, serta komite dan alumni. Tahun ini rencananya ada tambahan dari pemkot, ungkap Heru Patriawan, Kepala